DETAIL DOCUMENT
PERENCANAAN GEDUNG TAHAN GEMPA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM ISOLASI DASAR (BASE ISOLATION SYSTEM) Studi Kasus : Gedung Perkuliahan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
HAVIZ, ALBAR
Indra, Farni
Rini, Mulyani
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2023-09-08 03:51:25 
Abstract :
Efek destruktif gempa bumi terhadap gedung dapat menimbulkan kerugian baik materil maupun korban jiwa. Saat ini telah ditemukan teknologi yang dapat mengisolasi gaya gempa pada gedung yakni base isolation system. Base isolation system merupakan suatu elemen yang berfungsi untuk meredam atau mereduksi gaya gempa pada gedung. Tulisan ini bertujuan untuk merencanakan bangunan dengan menerapkan isolasi dasar sebagai salah satu alternatif untuk mereduksi beban gempa pada gedung. Tahapan perencanaan meliputi preliminary design elemen struktur, analisis pembebanan, perencanaan dimensi base isolation dan perhitungan tulangan elemen struktur. Untuk beban gempa digunakan analisis dinamis respon spektrum. Gedung perkuliahan termasuk bangunan dengan kategori risiko IV menurut (SNI 1726 : 2012). Studi kasus yang diambil yaitu gedung perkuliahan kampus UIN Imam Bonjol Padang dengan tinggi: 16,5 m, panjang: 48 m, lebar: 19 m dan luas: 1064 m2. Luaran utama yang dihasilkan berupa dimensi base isolator, dimensi dan penulangan elemen struktur. Dari hasil perencanaan, diperoleh base isolator jenis high damping rubber bearing dengan diameter 650 mm, tinggi 354 mm. Dengan penggunaan base isolator pada gedung yang ditinjau, rasio tulangan balok tereduksi sebesar 27,27 %. Kata kunci : gempa bumi, base isolator, respon spektrum, struktur gedung 
Institution Info

Universitas Bung Hatta