Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Muhammad, Syukrizal
Mawardi, Samah
Lusi, Utama
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-09-08 07:55:05
Abstract :
Akibat dilakukan galian C dibatang Kuranji yang menyebabkan tebing sungai menjadi rawan
longsor, sehingga sedimen yang terbawa dan sedimen yang masuk pada aliran Sungai Batang
Kuranji pada galodo yang terjadi tahun 2012 yang sebelumya perna terjadi pada tahun 2000,
dengan jumlah sedimen yang dihasilkan galian C dan longsoran tebing, maka perlu upaya di
bangun bangunan pengendali sedimen (check dam) untuk mengatasi permasalahan penurunan
dasar Sungai (degradasi). Data curah hujan didapatkan dari peta topografi serta stasiun
Gunung Nago, stasiun Batu Busuk dan stasiun Alai dari tahun 2004 sampai 2013. Dari analisa
hidroligi didapat curah hujan rencana (R20th) 242,01m3
/dtk dengan menggunakan metode
Hasper dan metode Gumbel. Debit banjir rencana untuk periode ulang 20 tahun digunakan
metode Melcior didapatkan (Q20th) 769,22 m
3
/dtk. Bangunan check dam direncanakan tipe
pelimpah (head work) dengan tinggi check dam 4 m. Kemiringan tubuh dibagian hulu 10 : 8,
tinggi sub dam 1 m, panjang apron 15 m, tebal lantai apron 1,6 m, dengan estimasi volume
aliran sedimen yang dapat ditampung sebesar 2816,55 m³ / sekali banjir. Stabilitas konstruksi
check dam diperhitungan terhadap guling dengan koefisien keamanan = 1,5
?
1,2, geser 1,7
?
1,2, sehingga kontruksi check dam stabil dan dasar sungai stabil terhadap degradasi.
Kata kunci : curah hujan, debit, sedimen, check dam