Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Rezki, Ikhsan Rizaldi
Indra, Farni
Rini, Mulyani
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-09-08 08:05:20
Abstract :
Perkembangan Building Information Modeling (BIM) di Indonesia sampai saat ini
masih sangat terbatas, karena masih belum tersosialisasi dengan baik. BIM
merupakan suatu proses perencanaan yang bersifat virtual serta berlandaskan pada
teknologi, dimana seluruh informasi yang dibuat dalam model perencanaan
tersebut telah terintegrasi dengan baik secara digital. Salah satu software yang
telah mengadopsi BIM di dalam perencanaan konstruksi adalah Autodesk Revit. Autodesk Revit dapat digunakan dalam pembuatan gambar rencana proyek,
pengelolaan proyek, pengendalian proyek, serta penghitungan kuantitas dan dan
Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tugas akhir ini bertujuan untuk mengkaji
potensi penggunaan BIM dalam perencanaan konstruksi di Indonesia, khususnya
dalam hal perhitungan RAB. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan
bahwa perhitungan RAB dengan menggunakan BIM sekitar 10% lebih rendah jika
dibandingkan dengan perhitungan secara manual/konvensional. Dalam
perhitungan volume secara manual/konvensional seringkali digunakan asumsi- asumsi yang bertujuan untuk memudahkan perhitungan, tetapi dapat
meningkatkan volume pekerjaan. Sebagai contoh, perhitungan luas lantai dengan
asumsi dari as ke as dinding tanpa dikurangi tebal dinding itu sendiri, luas dinding
bata yang tidak memperhitungkan volume kolom/balok, dsb. Sedangkan pada
BIM, sistem perhitungan volume sangatlah akurat serta benar-benar sesuai dengan
pemodelan pada gambar perencanaan.
Kata kunci: BIM, gedung, volume, perencanaan, biaya