Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
HESKA, RIANITA
Suhendrik, Hanwar
Taufik, Taufik
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-09-08 08:18:11
Abstract :
Batang Agam merupakan salah satu sungai terpanjang di Kota Payakumbuh mengalir dari
Puhun Tembok Bukittinggi dan bermuara di Batang Sinamar. Batang Agam menjadi daerah
yang rawan banjir karena penurunan fungsi sungai yang ditandai dengan penyempitan,
pendangkalan dan pencemaran sungai (data dari PSDA Provinsi Sumatera Barat). Untuk itu,
perlu dilakukan pengendalian banjir dengan menggunakan metode Polygon Thiesen didapat
curah hujan rencana 5 tahun (R5) 112,61 mm dari data curah hujan 4 (empat) stasiun yaitu
stasiun Koto Tinggi/Candung,stasiun Suliki,stasiun Tanjung Pati,stasiun Buo.Untuk
perhitungan debit rencana 5 tahunan digunakan metode Melchior didapat 596,729 m3/detik.
Dimensi Batang Agam berdasarkan debit banjir 5 tahunan adalah lebar dasar 30 meter, lebar
atas 47,60 meter, dengan tinggi 5,8 meter berbentuk trapesium bertingkat. Untuk perhitungan
analisa sedimen digunakan metoda Takahashi didapat estimasi sedimen sebesar 2906,76
m3/sekali banjir. Dan dari perhitungan aliran balik (back water) berdasarkan tinggi pasang
surut banjir setinggi 3,43 meter adalah sejauh 4,690 meter.
Kata Kunci : Banjir, Dimensi, Sedimen, Aliran Balik