Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Krisye, M. Saogo
Yusra, Yusra
Suparno, Suparno
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2023-09-18 02:04:45
Abstract :
Masyarakat Dusun Berkat telah lama mengenal ikan asap, yakni yang
diawetkan dengan proses pengasapan. Salah satu jenis ikan yang diasapkan di
daerah tersebut adalah Ikan Tongkol. Penelitian ini dilakukan di daerah Dusun
Berkat Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode pengolahan yang
dilakukan oleh masyarakat di Dusun Berkat, menganalisis mutu ikan asap
ditinjau dari sensori, kimia dan mikrobiologi, menganalisis kelayakan dasar
pengolahan ikan asap dan merumuskan strategi pengembangan industri kecil
pengasapan ikan di Dusun Berkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis pengolahan
ikan asap akan di analisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan metode uji
sensori analisis proksimat, dan analis kapang yang akan dianalisis secara
deskriptif kuantitaif. Metode penelitian yang digunakan dalam analisis kelayakan
dasar pengolahan ikan asap adalah metode survey dan akan dianalaisis deskriptif
dengan pendekatan deskriptif kualitatif sedangkan analisis strategi
pengembangan usaha ikan asap menggunakan metode analisis SWOT dengan
pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan penelitian Ikan
tongkol asap yang diproduksi oleh masyarakat daerah Dusun Berkat di oleh
secara tradisional dengan pengasapan panas secara terbuka. Uji sensori ikan
tongkol asap (kenampakan, bau, rasa dan tekstur) memiliki nilai yang sesuai
dengan SNI 2725:2013. Kadar air ikan tongkol asap pada penelitian ini tertinggi
59.29 % dan terendah 55.59 %. Kadar protein ikan asap tongkol tertinggi adalah
30.04 % dan terendah adalah 27.18 %. Hasil total bakteri dan kapang ikan
tongkol asap daerah Dusun Berkat melebihi batas syarat dari SNI 2725:2013.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui proses pengolahan Ikan Tongkol yang ada
di daerah Dusun Berkat belum menerapkan standar GMP. Faktor internal
memiliki score 3,02 sedangkan total nilai faktor eksternal adalah 2,28 Peluang
terbesar dalam pengembangan usaha pengolahan ikan asap adalah kebijakan
pemerintah membantu permodalan usaha kecil. Sedangkan ancaman yang
terbesar adalah rendahnya pendapatan masyarakat.