Abstract :
Secara geografis pulau Sumatera terdiri dari wilayah pergunungan, lembah dan
daratan rendah atau kawasan pantai, sehingga besar kemungkinan terjadi
perbedaan adaptasi pada masing ? masing daerah. Dengan kondisi demikian
kemungkinan banyak ditemukan fauna Amphibia (Wanda,2014). Sungai Batang
Tarusan berada pada sekitar anatara Kabupaten Solok dengan Kabupaten Peisisir
Selatan. Luas aliran sungai Batang Tarusan ini meliputi areal seluas 388,7 km2
.
Pada aliran sungai Batang Tarusan terdapat area persawahan / pertanian, tambak
dan pemukiman masnyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
metoda deskriptif dan untuk menempatkan stasiun penelitian menggunakan
metoda purposive sampling dengan membagi lokasi penelitian menjadi 2 stasiun
yaitu stasiun 1 daerah hulu sungai yanng merupakan hutan dan stasiun 2 daerah
pertanian bagian persawahan. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 21
individu dari 5 spesies yaitu Fejervarya limnogharis, Limnonectes blythii, Rana
erythraea, Rana chalconata dan Limnonectes sp. Dengan tingkat keanekaragaman
1,44 ind/m2
pada stasiun sungai dan 1,08 ind/m2 pada stasiun persawahan dan
keanekaragaman ini dianggap sedang karena indeks 1