Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Nofrizal, Putra
Hidayat, Dayat
Cahayahati, cahayahati
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2024-01-18 02:29:42
Abstract :
PLN memperkirakan anatara tahun 2017 dan 2027 pemakaian energi
listrik akan meningkat dari 483 TWh dengan pertumbuhan rata-rata 8,3 % setiap
tahun. Sebagai anstisipasi terhadap pertumbuhan kebutuhan listrik yang terus
menignkat setiap tahun maka pemerintah mengeluarrkan program pembangunan
ketengalistrikan 35.000 MW untuk meemnuhi kebutuhan listrik tersebut.
Penambahan kapasitas akan dilakukan oleh PLN dan Independent Power
Producer (IPP) atau Pembangkit Listrik Swasta, Sehubungan dengan hal itu PT.
Dempo Sumber Energi berencana membangun pembangkit listrik tenaga air
(PLTA) dengan kapasitas Total 47,3 MW di Kabupaten Solok Selatan Provinsi
Sumatera Barat. Penambahan PLTA Padang Aro Sebelum terkoneksi ke sistem
kelistrikan PT. PLN Sumatera tegangan 275 kV memerlukan proses penelitian
tentang penyambungan yang akan mempengaruhi parameter listrik berupa Studi
aliran beban pada sistem kelistrikan Sumatera untuk memenuhi persyaratan PJBL
berdasarkan aturan yang telah dikeluarkan permerintah Permen ESDM N0 37
Tahun 2008 tentang aturan jaringan lisrik Sumatera. Setelah mengumpulkan datadata kelistrikan yang didapat dari hasil penelitian di PT. PLN (P3BS) maka
dilakukan simulasi aliran Beban sistem sumatera menggunkan ETAP untuk dua
buah alternatif yang diasumsi untuk penyambungan PLTA Padang Aro. Dari hasil
simulasi dan analisis menggunakan ETAP maka yang dipilih alternatif 2 dengan
nilai susut jaringan teknis lebih kecil yaitu 67,161 MW dibandingkan dengan
alternatif 1 sebesar 68,208 MW, semakin kecil nilai susut jaringan teknis maka
semakin kecil rugi- rugi yang ditangung oleh PLN.
Kata Kunci :Penyambungan, Studi Aliran Beban, menggunakan ETAP 12.6.0