Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
NENGSIH YULIA SUSANTI, NENGSIH YULIA SUSANTI
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2024-01-23 02:07:26
Abstract :
Nengsih Yulia Susanti 1310016111034. Analisis Efisiensi Produksi
Budidaya Ikan Kerapu Cantik (Epinepheleus sp) di Sungai Nipah Kecamatan
IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Di bawah bimbingan Bapak Dr. Ir.
Abdullah Munzir, M.Si dan Bapak Dr. Ir. Usman Bulanin MS.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor produksi yang
digunakan oleh pembudidaya terhadap hasil produksi ikan kerapu cantik, faktor
produksi tersebut adalah luas lahan, benih, tenaga kerja dan pakan rucah. Selain
itu penelitian ini juga menganalisis seberapa besar tingkat efisiensi yang
dilakukan oleh pembudidaya ikan kerapu cantik. Penelitian ini dilakukan di
Sungai Nipah Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan yang dimulai dari
bulan Maret sampai Mei 2017. Penelitian ini menggunakan metode survey dan
observasi lapangan. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian mengenai analisis pengaruh faktor produksi terhadap hasil
produksi menunjukkan bahwa faktor produksi benih dan pakan rucah berpengaruh
signifikan terhadap hasil produksi sedangkan luas lahan dan tenaga kerja tidak
berpengaruh signifikan terhadap hasil produksi
Hasil penelitian mengenai analisis efisiensi produksi yang terdiri dari
analisis efisiensi teknis, efisiensi harga dan efisiensi ekonomi, menunjukkan
bahwa nilai efisiensi teknis yang telah di olah menggunakan software Frontier
4.1c pada usaha budidaya ikan kerapu cantik adalah 0,7576 atau sekitar 76 % dan
masih dapat ditingkatkan sebesar 24% hingga mencapai 100%. Nilai efisiensi
harganya adalah 1,392 ini berarti bahwa usaha budidaya masih belum efisien
sehingga perlu penambahan kuantitas faktor produksi untuk mengoptimalkan hasil
produksi sedangkan nilai efisiensi ekonominya adalah 1,052 hal ini berarti bahwa
usaha budidaya ikan kerapu cantik belum efisien sehingga perlu mengoptimalkan
mengoptimalkan pemanfaatan luas lahan, benih, tenaga kerja dan pakan rucah.
Berdasarkan hasil return to scale dengan nilai 1,045 menunjukkan bahwa usaha
budidaya ikan kerapu layak untuk dikembangkan