Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Aldi, Pratama
Burmawi, Burmawi
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery
Datestamp
2022-03-18 04:33:14
Abstract :
Baja bisa dibaginya dalaam dua golongan ialah baja paduan rendah dan baja paduan tinggi atau baja
paduaan khusus. Baja paduan rendah adalah baja yang sedikit mengandungkan unsur paduan
dibawahh 10%, sedangkan baja paduan tinggi dapat mengandungkan unsur paduan diatas 10%. Salah
satu paduan rendah yang banyak digunakaan dalam memproduksi komponen mesin yaitu baja AISI
4340. Tempering adalah metode pemanasan baja yang telah dikeraskan atau diperkeras. Alasan
perlakuan panas tempering adalah untuk mengurangi kegetasaan pada baja dan meningkatkaan
keuletannya. Namun yang terjadi permasalahan sejauh mana sifat yang memenuhi syaarat membentuk
sifat yang diinginkan melalui proses tempering. Oleh karena itu diperlukan pengkajian lebih lanjut
untuk memahami proses tempering ini. Pengkajian ini dapat dilakukan dengan cara menfariasikan
temperatur tempering untuk memperbaiki sifat mekanik pada baja yang dapat dilakukan dengan
beberapa uji material. Temperatur perlakuan dalam pengerasan memiliki pengaruh yang signifikan
dalam memperoleh kembali keuletan dari baja, selanjutnya kita harus mengetahui dan mengetahui
seberapa tinggi temperatur pada pengerasan yang harus dilakukan untuk menginduksi baja dengan
karakteristik dan sifat mekanik tertentu. Pengerasan juga mengubah struktur mikro baja. Dengan
mengubah struktur mikro baja. Dengan mengubah struktur mikro, sifat mekanik baja juga akan
berubah.
Kata kunci : Baja AISI 4340, Perlakuan panas tempering, Temperatur.