Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
M., WAHYU SAPUTRO
Burmawi, Burmawi
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery
Datestamp
2022-03-18 06:02:48
Abstract :
Biomassa adalah bahan yang berasal dari makhluk hidup yang termasuk material
biologis yang bisa di manfaatkan lagi sebagai bahan bakar.Salah satu pemanfaatan biomassa
adalah biopellet. Selama ini penanganan limbah dilakukan dengan cara ditumpuk, dibuang ke
aliran sungai serta dibakar. Tentu saja hal ini mempunyai dampak negatif berupa
pencemaran terhadap lingkungan. . Dalam penelitian ini digunakannya bahan baku dari
serbuk kayu pohon kelapa. Dengan perekat tepung tapioka. Tujuan penelitian adalah untuk
menganalisa nilai kalor pada wood pellet dengan memanfaatkan limbah kayu pohon kelapa,
mengetahui nilai kalor pada wood pellet dengan komposisi perekat dan air yang berbeda
untuk menganalisa nilai kalor. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah proses
pembuatan biopellet dengan 4 komposisi, komposisi biopellet yang akan dibuat adalah :
serbuk kayu kelapa 85% perekat tapioka 15%, serbuk kayu kelapa 80% perekat tapioka 20%,
serbuk kayu kelapa 75% perekat tapioka 25%, serbuk kayu kelapa 70% perekat tapioka 30%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perlakuan perekat tapioka komposisi 30:70
memperoleh nilai kalor tertinggi yaitu 4867,17 kal/g dan komposisi 15:85 memperoleh nilai
kalor terendah dengan nilai 4318,84 kal/g maka diambil kesimpulan jenis perekat tapioka dan
ukuran serbuk tidak berpengaruh nyata terhadap kedua factor tersebut, namun berpengaruh
sangat nyata terhadap nilai kalor, kadar air dan kadar abu.
Kata Kunci :Wood pellet, Biomassa, Pellet energy, Perekat Tepung Tapioka, limbah kayu pohon
kelapa