Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Hamdhan, Khosiro
Syahrial, Syahrial
Diana, Kartika
Subject
PN Literature (General)
Datestamp
2020-09-03 03:11:28
Abstract :
Kanji merupakan sebuah lambang dari suatu kata dalam bahasa Jepang.
Bushu merupakan salah satu unsur pembentuk kanji. Pada umumnya bushu yang
membentuk sebuah kanji memiliki hubungan makna dengan bushu tersebut.
Dalam kanji Jepang terdapat bushu yang memiliki variasi makna yang berbeda.
Bushu ?tsuki? ? merupakan yang memiliki 3 variasi makna yang berbeda, yaitu;
tsuki ?bulan?, nikuzuki ?daging?, funezuki ?kapal?. Penelitian ini bertujuan untuk
menjelaskan pembentukan kanji dari bushu tsuki serta makna yang muncul akibat
proses pembentukan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
Sudaryanto (1986: 62) untuk menjelaskan proses pembentukan kanji dari bushu
tsuki serta jenis-jenis makna yang muncul. Teori yang digunakan pada penelitian
ini yaitu teori rikusho oleh Kindaichi dalam Sudjianto dan Dahidi (2007: 67)
untuk menjelaskan asal-usul proses pembentukan kanji dan jenis-jenis makna
yang dihasilkan. Dalam pengumpulan data peneliti meggunakan metode simak
dan catat. Daftar kanji pada buku Kiat Sukses Mudah dan Praktis Mencapai N2
dan N3 tahun 2015 menjadi sumber data pada penelitian ini. Pada daftar kanji
tersebut didapati temuan data kanji yang terbentuk dari bushu tsuki, diantaranya;
? (nou), ? (kou), ?(ki), dan ? (datsu). Berdasarkan hasil dari analisis
mengenai pembentukan kanji yang memiliki bushu tsuki serta jenis-jenis makna
yang dihasilkan, dapat diketahui bahwa kanji yang memiliki bushu tsuki terbentuk
berdasarkan 2 dari 6 unsur dalam teori rikusho, yaitu; ka?i moji dan keisei moji.
Kemudian jenis-jenis makna yang dihasilkan dari proses pembentukan kanji yang
memiliki bushu tsuki tersebut ialah, makna menyempit, makna meluas, dan makna
perubahan total.
Kata kunci : kanji, bushu tsuki, rikusho, makna