Abstract :
Latar Belakang : Kecemasan pada anak usia prasekolah yang sedang menjalani
hospitalisasi dapat menghambat dan menyulitkan proses pengobatan yang
berdampak terhadap penyembuhan pada anak sehingga memperpanjang masa
rawat dan berisiko terkena komplikasi dari infeksi nosokomial serta menimbulkan
trauma pada anak.
Tujuan Penelitian : Menganalisis karakteristik responden anak usia prasekolah
yang meliputi umur dan jenis kelamin sebelum dan setelah pelaksanaan
storytelling boneka jari dan bermain puzzle terhadap kecemasan anak prasekolah
di RS Panti Wilasa Dr. Cipto Semarang Tahun 2023.
Metode Penelitian : Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu two group
pre-post test design dengan model quasy experimental. Teknik pengambilan
sampel dengan cara accidental sampling dengan jumlah sampel 32 orang
responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner DASS dan pengujian data
menggunakan uji Mann-Whitney.
Hasil Penelitian : Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar
0,002. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara
storytelling boneka jari dan permainan puzzle dalam menurunkan kecemasan anak
usia prasekolah yang sedang menjalani hospitalisasi.
Kesimpulan : Penggunaan storytelling boneka jari dan permainan puzzle kepada
anak usia prasekolah yang sedang menjalani hospitalisasi terjadi perbedaan
pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi storytelling
boneka jari dan permainan puzzle.
Kata Kunci: storytelling boneka jari, permainan puzzle, kecemasan, anak usia
prasekolah, hospitalisasi
xv + 75 halaman + 14 Tabel + 3 Skema + 16 Lampiran
Kepustakaan: 45, 2013 ? 2022.