Abstract :
EMILIANA RENI UTAMI. ?Hubungan Health Literacy dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) Di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Tahun 2022?
Latar belakang: Pembatasan cairan merupakan perilaku yang wajib dilakukan oleh pasien GGK. Ketidakpatuhan pembatasan cairan dapat mengakibatkan kegagalan terapi, penurunan kualitas hidup pasien, dan meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas pasien.
Tujuan: Mengetahui hubungan health literacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien GGK di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Metode penelitian: Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian pasien GGK di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta tahun 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 94. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner health literacy yang diadaptasi dari HLS-EU-SQ10-IDN dan kuesioner kepatuhan pembatasan cairan.
Hasil: Health literacy sebagian besar kategori sempurna (41,5%) dan kepatuhan pembatasan cairan sebagian besar kategori kurang patuh (52,1%). Uji Somer?s D di dapatkan nilai p-value (0,00) < ? (0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan health literacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien GGK di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Saran: Perawat diharapkan dapat berkolaborasi dengan sesama tim kesehatan maupun keluarga pasien guna meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan yang efektif dan berkesinambungan dalam membantu pasien mematuhi pembatasan cairan.
Kata kunci: literacy, health, kepatuhan, cairan, ggk
xvii + 178 halaman + 14 tabel + 2 skema + 22 lampiran
Kepustakaan: 56, 1980-2022