Abstract :
SABINA MUGA. Studi Deskripsi Tentang Skala Nyeri Sendi Pada Lansia Di
Panti Wredha Budhi Dharma Umbulharjo Yogyakarta Tahun 2016.?
Latarbelakang: Nyeri sendi suatu peradangan yang disertai dengan rasa sakit,
pembengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak. Prevalensi lansia yang
menderita penyakit sendi di Indonesia adalah 24,7%. Wanita lansia 13,4% dan
pria lansia 11,3%. Pada studi pendahuluan peneliti melakukan wawancara
terhadap 9 orang lansia yang mengalami nyeri sendi dengan skala nyeri 4
sebanyak 5 orang dan skala nyeri 5 sebanyak 4 orang.
Tujuan: Mengetahui berapa besar skala nyeri sendi pada lanjut usia di
PantiWredha Budi Dharma Umbulharjo Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi yang
digunakan adalah lansia yang tinggal di Panti Wredha Budhi Dharma Umbulharjo
Yogyakarta. Tekhnik pengambilan menggunakan purposive sampling. Kriterianya
adalah inklusi lansia yang mengalami nyeri sendi. Jumlah sampel 39 orang. Alat
ukur penelitian adalah kuisioner numeric rating scale (NRS). Analisis data
menggunakan table distribusi frekuensi dan data numeric menggunakan mean,
median, modus,
Hasil: Penelitian ini lansia yang mengalami nyeri sendi paling banyak pada usia
60-74 tahun dengan jumlah persentase sebanyak 71.8 %, prevalensi perempuan
paling tinggi sebanyak 29 orang (74.4%). Nyeri sendi menyerang lansia tidak
sekolah sebanyak 20 orang (51.3%)
Kesimpulan: Responden dalam penelitian ini paling banyak mengalami nyeri sendi dengan skala nyeri 4 sampai 7 sebanyak 25 orang (64.1%).
Saran: Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan terapi untuk menurunkan skala nyeri sendi pada lansia.
Kata kunci: lansia+ nyeri sendi + skala numerik
Kepustakaan: 40, 2002-2013.
77 hal + 8 lampiran + 3 skema