Abstract :
Latar Belakang: Pasien yang dirawat di perawatan intensif dan ventilasi mekanik
menerima sedasi, obat penghilang rasa sakit yang kuat dan relaksasi otot. Kondisi
ini mencegah pasien membersihkan sekretnya sendiri. Tindakan fisioterapi dada
clapping, vibrasi dan suction akan membantu memperbaiki ventilasi
meningkatkan kemampuan otot ?otot pernafasan dan membuang sekresi
bronchial.
Tujuan: Karya Ilmiah ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian fisioterapi
dada dengan teknik clapping dan vibrasi terhadap perubahan saturasi oksigen pada
pasien yang terpasang ventilator mekanik di ruang ICU Rumah Sakit Bethesda
Yogyakarta Tahun 2023.
Metode: Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan metode study kasus, populasi
dalam penelitian ini adalah pasien dengan terpasang ventilator mekanik di ruang
ICU Rumah Sakit Bethesda. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah satu
orang dengan terpasang ventilator mekanik. Intervensi yang dilakukan adalah
pemberian fisioterapi dada dengan teknik clapping dan vibrasi.
Outcome: Hari pertama didapatkan nilai saturasi stabil sebelum maupun sesudah
dilakukan tindakan fisioterapii yaitu 100%, sedangkan pada hasil intervensi hari
ke dua didapatkan hasil yang signifikan dari sebelum tindakan fisioterapi dada
didapatkan hasil 97%, setelah dilakukan tindakan fisioterapi dada nilai saturasi
oksigen pada pasien meningkat menjadi 99%.
Kesimpulan: Pemberian intervensi fisioterapi dada dengan teknik clapping dan
vibrasi terbukti efektif untuk mempertahankan/meningkatkan saturasi oksigen
pada pasien yang terpasang ventilator mekanik.
Kata kunci : Fisioterapi dada, Clapping dan vibrasi, Saturasi oksigen, Ventilator
mekanik, ICU.