Abstract :
Nikolaus Namsa ?Asuhan Keperawatan Pada Pasien Asma Dengan Masalah Keperawatan
Ketidakefektifan Pola Nafas Intervensi Inhalasi Dan Batuk Efektif Terhadap Saturasi Oksigen
Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta 2023?
Latar Belakang: Asma adalah penyakit pernapasan kronis umum yang mempengaruhi 1?18%
populasi di berbagai negara. Asma ditandai dengan gejala mengi, sesak napas, rasa berat di
dada dan/atau batuk, dan keterbatasan aliran udara ekspirasi. Gejala dan keterbatasan aliran
udara ini intensitasnya bervariasi dari waktu ke waktu. Variasi ini sering dipicu oleh faktorfaktor
seperti olahraga, paparan alergen atau iritan, perubahan pola makan cuaca, atau infeksi
virus pernapasan (GINA, 2022; PDPI 2022)
Gejala Utama: Sesak nafas,mengi rasa berat di dada dan atau batuk
Metode: Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan penelitian kuantitatif quasy experiment dengan
rancangan time series. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan diagnosis medis
Asma dengan saturasi <95% di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Teknik sampling yang akan digunakan dalam karya tulis ilmiah ini adalah purposive sampling
dengan jumlah sampel satu orang. Intervensi yang digunakan adalah pemberian terapi inhalasi
dan batuk efektif.
Hasil: sebelum intervensi pertama dilakukan nilai Saturasi 92% Rr 24x/menit dan sesudah
dilakukan intervensi pertama Saturasi 97% Rr 23x/menit, setelah diberikan terapi inhalasi
saturasi 99%) Rr 22x/menit (dengan nasal o2 3Lpm, intervensi berikutnya mengajarkan batuk
efektif didapatkan nilai saturasi 97% Rr 22x/menit ( tanpa nasal o2 )
Kesimpulan: Adanya pengaruh pemberian inhalasi dan batuk efektif terhadap saturasi oksigen
Kata Kunci: Inhalasi,Batuk efektif,saturasi o2, 66 Halaman, 6 gambar, 7 tabel, 2 lampiran