Abstract :
Ambar Astuti ?Terapi komplementer Senam Kaki Terhadap Kestabilan Kadar Gula Darah: Case Report Pasien Diabetes Mellitus Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta?
Latar belakang: Pengelolaan Diabetes Mellitus dapat dilakukan dengan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis. Terapi non farmakologis yang dapatdilakukan antara lain denga pengendaian berat badan, latihan olahraga, dan diet. Salah satu dari olahraga yang dapat dilakukan pasien diabetes mellitus adalah dengan melakukan senam kaki. Senam kaki merupakan kegiatan aktifitas fisik yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah di bagian kaki. Intervensi dilakukan kepada Bp. W dengan Diabetes mellitus. Peneliti tertarik dengan Bp. W karena pasien mengalami kaki sering kesemutan dan telapak kaki terasa panas,gampang capek, pasien juga mengatakan kadar gula darahnya tidak tidak stabil.
Gejala utama: Kaki sering kesemutan dan terasa panas,mudah lelah,badan sering terasa pegel pegel pasien juga mengatakan kadar gula darahnya tidak tidak stabil
Intervensi terapeutik: Sebelum dilakukan intervensi pasien dilakukan pengukuran kadar gula darah sewaktu, kemudian diajarkan untuk melakukan senam kaki diabetes selama 30 menit dalam waktu lima hari berturut-turut, setelah lima hari pasien dilakukan pengukuran gula darah sewaktu kembali.
Outcome: Hasil observasi selama lima hari didapatkan perubahan kaki sudah tidak terasa kesemutan dan panas, serta kadar gula darah awal 210 mg/dl pada hari kelima menjadi 129 mg/dl. Terjadi penurunan kadar gula darah sewaktu sebanyak 81 mg/dl.
Kesimpulan: Senam kaki diabetes dapat efektif dilakukan untuk menstabilkan kadar gula darah sewaktu.
Kata kunci: Diabetes mellitus-kadar gula darah-senam kaki diabetes
81 halaman + 2 gambar + 2 tabel + 1 skema + 7 lampiran
Kepustakaan: 19-2011-2021