Abstract :
NURROHIM: "Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Demensia Lanjut Usia (LANSIA) Pasca Pandemi Covid-19 Di Kalidadap Wadaslintang Kabupaten
Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil temuan bahwa 15 dari
51 responden di Kelurahan Kalidadap, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten
Wonosobo mengalami gangguan kognitif ringan. Temuan ini menjadi dasar
penting dalam penelitian untuk menggali lebih lanjut dan menganalisis hubungan
antara aktivitas fisik dengan tingkat demensia pada lansia. Fokus penelitian ini
terutama ditujukan pada dampak pandemi COVID-19 terhadap tingkat demensia
pada lansia di wilayah tersebut.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan aktifitas fisik dengan Demensia Lansia
pasca pandemic di Kelurahan Kalidadap, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten
Wonosobo tahun 2023.
Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif
deskriptif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah
109 orang dengan pengambilan sampel sebanyak 51 orang dengan menggunakan
teknik random sampling.
Hasil Penelitian: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan
tingkat demensia lanjut usia (lansia) pasca pandemi Covid-19 di Kalidadap,
Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Tahun 2023 dengan nilai signifikansi 0.04
< 0.05. Nilai perhitungan yaitu sebesar 0.283 bernilai positif (+) yang
menunjukkan hubungan yang positif (searah) dan kekuatan korelasi yang lemah.
Kesimpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan
tingkat demensia lanjut usia (lansia) pasca pandemic Covid-19 di Kalidadap,
Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Tahun 2023.
Saran: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada perangkat
desa dan kader di kelurahan Kalidadap kec. Wadaslintang agar meningkatkan
kegiatan aktifitas fisik.
Kata kunci : Aktivitas Fisik, Demensia, Lansia, Covid-19
XIV+ 101 halaman + 5 tabel + 3 gambar + 2 skema + 12 lampiran
Kepustakaan : 43, 1975-2022