Abstract :
MARIA ENDANG HARYANI.? ?Case Report: Asuhan Keperawatan dengan Cerebro Vaskular Accident Non Hemoragic pada Kasus Konstipasi di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta tahun 2023 ?.
Latar Belakang: CVA Non Hemoragic adalah penyakit akibat tersumbatnya pembuluh darah keotak yang menyebabkan kerusakan atau kematian otak. Tanda gejala CVA Non Hemoragic kelemahan otot dan gangguan bicara. CVA Non Hemoragic mengakibatkan konstipasi. Kelemahan otot menyebabkan pasien immobilisasi, peristaltik usus mengalami penurunan yang mengakibatkan pasien konstipasi. Penilaian konstipasi menggunakan CSS (Constipasion Scoring System) untuk mengukur tingkat konstipasi pasien. Dalam menanganinya diberikan terapi efektif yaitu massage abdoment, sebuah terapi pijat perut yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan peristaltik usus dan menstimulasi BAB. Dalam perlakuan massage abdoment kepada pasien, massage abdoment mampu menaikkan peristaltik usus dan menstimulasi BAB.
Gejala Utama: Pasien sulit BAB, belum BAB selama 3 hari, perut tidak nyaman, peristaltik usus 10x/menit, teraba massa penumpukan feses pada abdoment sebelah kiri
Intervensi Terapeutik: Penelitian dilakukan 2 hari pada tanggal 19?20 November 2023, tanggal 19 November dilakukan pengkajian, dan tanggal 20 dilakukan intervensi berupa massage abdoment selama 30 menit saat pagi. Didapatkan pasien sulit BAB, belum BAB selama 3 hari, perut tidak nyaman, peristaltik usus 10x/menit, teraba massa penumpukan feses diabdoment kiri, didapatkan pula keluhan tangan kanan lemas dan berbicara celat. Diagnosa utama yaitu konstipasi berhubungan dengan penurunan motilitas gastrointetinal dengan intervensi massage abdoment
Kesimpulan: Massage Abdoment terbukti efektif dalam mengatasi masalah konstipasi
Kata Kunci: CVA , Konstipasi, CSS, Massage Abdomen
XIII +97 halaman + 6 gambar +10 tabel +6 lampiran.
Kepustakaan: 25, 2015-2022