Abstract :
NATALIA CHRISTIANI. ?Perawatan Sirkulasi Dengan Terapi Bueger Allen Exercise Untuk Meningkatkan Nilai Ankle Brachial Index Pada Pasien Diabetus Melitus (DM) Di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta: Case report ?
Latar Belakang: Ketidakefektifan perfusi perifer merupakan masalah keperawatan yang sering terjadi pada pasien Diabetus melitus. Masalah ini harus dicegah agar tidak terjadi komplikasi yang berat. Pemeriksaan perfusi perifer biasanya diukur dengan indikator nilai ankle brachial index atau ABI. Penderita Diabetes mellitus mempunyai resiko besar memiliki nilai ABI yang cenderung rendah. Pencegahannya bisa melalui Buerger Allen Exercise. Gerakan yang baik dan teratur dapat meningkatkan aliran darah Vena dan arteri karena terjadi pembukaan pembuluh darah kecil di otot (kapiler), dan dapat meningkatkan vaskularisasi pembuluh darah karena adanya peningkatkan sediaan darah dalam jaringan.
Gejala utama: Pasien mengatakan badan terasa lemes dan mudah lelah, sering merasa cepat lapar, kaki kadang terasa kesemutan dan jari-jari kaki kadang terasa kebas dan kaku. Salah satu cara untuk meningkatkan Ankle Brachial Index yaitu dengan Bueger Allen Exercise. Bueger Allen Exercise dilakukan selama 2 hari dengan durasi 30 menit.
Hasil: Sebelum tindakan pertama didapatkan ABI 1,06 dan setelah tindakan didapatkan ABI 1,07. Sebelum tindakan kedua, didapatkan ABI 1,07 dan setelah tindakan didapatkan ABI 1,09.
Kesimpulan: Bueger Allen Exercise meningkatkan Ankle Brachial Index pada pasien diabetes melitus.
Saran: Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan perawatan sirkulasi pasien diabetes melitus dengan terapi yang lain.
Kata kunci: Bueger Allen Exercise, Ankle Brachial Index, Diabetes melitus
Kepustakaan: xv + 78 halaman + 2 skema + 3 tabel + 2 gambar + 8 lampiran