Abstract :
RINA KURNIAWATI. ?Manejemen Nyeri: Terapi Diaphragmatic Breathing Exercise
untuk Menurunkan Nyeri Kepala pada Pasien dengan Cedera Kepala Ringan
(CKR) di Ruang VI RS Bethesda Yogyakarta: Case Report?.
Latar Belakang: Cedera kepala ringan (CKR) merupakan salah satu bagian dari
klasifikasi cedera kepala yang dapat menimbulkan kerusakan pada fungsi
persarafan serta penurunan kesadaran pada individu tanpa mengakibatkan
kerusakan pada organ lain. Salah satu indikasi terjadinya CKR adalah nyeri
kepala. Nyeri kepala tersebut dapat diatasi dengan salah satu terapi yaitu
diaphragmatic breathing exercise. Teknik ini baik untuk pernapasan dan relaksasi
terhadap paru karena dapat menyebabkan pertukaran oksigen dan
karbondioksida yang sesuai.
Gejala Utama: Pasein dengan Cedera Kepala Ringan (CKR) yang mengalami
pusing atau nyeri kepala.
Metode: Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah studi kasus.
Populasi aiut pasien Cedera Kepala Ringan (CKR) yang sedang menjalani
perawatan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling
dengan jumlah satu orang. Intervensi yang dilakukan adalah relaksasi
diaphragmatic breathing exercise selama 3 menit.
Hasil: Hasil intervensi selama 2 hari didapatkan perubahan nyeri dari skala 4
menjadi nyeri dengan skala 1.
Kesimpulan: Adanya penurunan nyeri kepala dari kategori nyeri sedang yaitu
skala 5 menjadi nyeri dengan kategori nyeri skala1 setelah diberikan inervensi
diaphragmatic breathing exercise.
Saran: Intervensi diaphragmatic breathing exercise dapat diterapkan di rumah
sakit sebagai tindakan keperawatan pada pasien dengan Cedera Kepala Ringan
(CKR) sebagai intervensi dari manajemen nyeri.
Kata Kunci: Cidera Kapala Ringan (CKR) ? Nyeri - diaphragmatic breathing
exercise
Xii + 87 halaman + 1 tabel + 3 gambar + 7 lampiran
Kepustakaan: 28, 2015 ? 2023