Abstract :
Pendahuluan : Kandungan karbohidrat ditemukan dalam susu sapi, apabila suplai karbohidrat dalamtubuh kurang akan menyebabkan tubuh menjadi lemah dan kurang konsentrasi. Susu sapi segar merupakan minuman bergizi yang sangat sering dikonsumsi oleh masyarakat dan memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, air dan enzim-enzim baik seperti lactoferrin. Tujuan : penelitian untuk mengetahui kadar kandungan karbohidrat dalam susu sapi setelah penambahan madu dengan konsentrasi 25%, 50% dan 75%. Metode : penelitian ini mengunakan eksperimen dengan populasi susu sapi di peternakan Dusun Gempol Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang yang diambil dengan purposive sampling dan didapatkan sampel susu segar. Variabel penelitian ini adalah kadar kabohidrat dan diukur dengan metode luff schrool. Analisa data penenlitian ini adalah deskriptif. Hasil : penelitian penambahan madu konsentrasi 25% kadar karbohidrat sebesar 2,67%, konsentrasi 50% kadar karbohidrat sebesar 2,68%, dan konsentrasi 75% kadar karbohidrat sebesar 2,80%. Kesimpulan : kadar karbohidrat pada susu sapi setelah penambahan madu dengan konsentrasi 25%, 50% dan 75%, semuanya memiliki konsentrasi kadar karbohidrat dengan kategori rendah. Saran : untuk dosen prodi analis beserta mahasiswa melaksanakan pengabdian masyarakat dala bentuk memberikan penyuluhan / konseling tentang susu yang ditambahi dengan madu kepada masyarakat.
Kata Kunci : Karbohidrat, Susu, Madu.