Abstract :
Harga diri merupakan dimensi evaluatif global mengenai diri sendiri.
Individu mendapatkatkan nilai harga dirinya melalui persepsi yang diperoleh dari
persepsi diri sendiri dan orang lain. Bagi remaja merokok dapat menjadi salah satu
cara untuk mengurangi perasaan negatif yang remaja rasakan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku merokok dengan harga diri
remaja di MTs Darul Ulum Ranupakis Kec. Klakah Kab. Lumajang.
Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan
menggunakan pendekatan cross sectional, populasinya adalah seluruh siswa laki-
laki kelas VII dan VIII di MTs Darul Ulum Ranupakis Kec. Klakah Kab.
Lumajang sejumlah 51 remaja dengan jumlah sampel 45 orang dengan
menggunakan teknik propotional random sampling. Alat ukur dengan kuesioner
dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Variabel Independen
yaitu perilaku merokok dan variabel dependen yaitu harga diri remaja. Analisa
data menggunakan uji Chi-square dengan nilai Alpha (0,05).
Hasil penelitian di MTs Darul Ulum Ranupakis Kec. Klakah Kab.
Lumajang yang perilaku negatif merokok (64,4%) dan perilaku positif tidak
merokok (35,6%) dengan harga diri rendah (62,2%), dan harga diri tinggi
(37,8%). Berdasarkan uji Chi-Square p