Abstract :
Petugas SPBU memiliki resiko tinggi terpapar oleh Timbal (Pb) karena
setiap harinya mereka bekerja ditempat yang berhubungan dengan kendaraan
bermotor. Timbal (Pb) adalah logam yang bersifat toksik terhadap manusia. Pb
yang masuk kedalam tubuh manusia melalui makanan atau dihirup dalam waktu
pendek dengan kadar yang tinggi maka dapat menghambat pembentukan
hemoglobin. Semakin lama seseorang bekerja di SPBU maka semakin besar
pula terpapar Pb. Tingginya kadar Pb dalam darah akan menyebabkan
rendahnya kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh lama kerja terhadap kadar Hemoglobin pada petugas SPBU di Kota
Jombang.
Desain penelitian yang digunakan adalah survei cross sectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh petugas SPBU di Kota Jombang berjumlah
87 orang. Sampel yang digunakan adalah petugas SPBU di Kota Jombang yang
masuk shif pagi berjumlah 23 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan
cara accidental sampling. Data yang diperoleh diolah menggunakan editing,
coding, tabulating dengan uji statistika Chi square pada taraf kesalahan 5%.
Hasil penelitian pada petugas SPBU dengan lama kerja <3 tahun
berjumlah 7 responden dan lama kerja ?3 tahun berjumlah 16 responden. Dari
23 responden yang lama kerja <3 tahun memiliki kadar hemogobin tidak normal
berjumlah 1 responden sedangkan yang lama keja ?3 tahun memiliki kadar
hemoglobin tidak normal berjumlah 12 responden. Dari hasil tabulasi silang yang
lama kerja ?3 tahun memiliki kadar hemoglobin tidak normal berjumlah 12
responden. Dari Analisis data uji statistika Chi square menunjukkan p=0.019
(p<0.05) yang berarti H 1 diterima dan H 0 ditolak.
Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh lama kerja terhadap kadar
hemoglobin pada petugas SPBU di Kota Jombang.
Kata kunci : Lama Kerja, Kadar Hemoglobin