Abstract :
Pendidikan kesehatan ini akan memperoleh hasil yang baik apabila dilakukan
secara teratur dan berkesinambungan yang meliputi biopsikospiritual secara berkala dan
berkesinambungan, pada pasien TBC perlu dilakukan dalam menurunkan kecemasannya.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang
Hemoptoe Terhadap Kecemasan Pasien TB. Paru Di IRNA 5 RSUD dr. Sayidiman
[29]
Magetan Tahun 2018. Metode penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan one group
[78]
pretest-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TB Paru
[19]
dengan hemoptoe di IRNA 5 RSUD dr Sayidiman Magetan dengan rata-rata kunjungan
tiap bulan 70 pasien. Penelitian ini menggunakan Accidental sampling dengan besar
[32]
sampel sejumlah 40 responden. Hasil penelitian didapatkan Sebagian besar (55%) atau
sebanyak 22 responden dalam kategori kecemasan berat sebelum diberikan pendidikan
kesehatan tentang hemoptoe. Hampir Setengahnya (47,5%) atau sebanyak 19 responden
dalam kategori kecemaan ringan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang
hemoptoe. Diketahui Z score yaitu -3.925 dengan Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0.000,
[64]
pada tabel terlihat bahwa signifikansi sebesar 0,000 0,05 maka dapat disimpulkan
bahwa ?H1 diterima?. Dari hasil penelitian didapatkan ada pengaruh Pendidikan
Kesehatan Tentang Hemoptoe Terhadap Kecemasan Pasien TB Paru di IRNA 5 RSUD dr
Sayidiman Magetan bulan Maret 2018.
Kata kunci : Pengaruh Pendidikan Kesehatan, Hemoptoe, Kecemasan