Abstract :
Diare merupakan penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara
berkembang termasuk di Indonesia. Perilaku cuci tangan yang tidak benar berpengaruh dan
memberikan kontribusi dalam terjadinya penyakit diare. Tujuan penelitian hubungan tindakan
mencuci tangan dengan kejadian diare pada anak usia 5-6 tahun studi di TK Ar-Rohmah Desa
Kepolorejo Kabupaten Magetan.
Rancangan penelitian analitik korelasional dengan dreetsraoisnp ektikf/asus kontr.o l Populasi
adalah seluruh anak usia 5-6 tahun di TK Ar-Rohmah Desa Kepolorejo Kabupaten Magetan
sejumlah 40 anak. Sampel sejumlah 40 anak de ntogtaanl samplin g .Variabel independen
tindakan mencuci tangan. Variabel dependen kejadian diare. Instrumen penelitian cheklist.
Analisa data menggunakan
[2]
editing, coding, scoring, tabula.t Uinjgi statistik dengan
[2]
Spearman
Rank.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan sebagian besar 29 anak (72,5%) tidak melakukan
[10]
tindakan cuci tangan, hampir setengah 11 anak (27,5%) melakukan tindakan cuci tangan.
Sebagian besar 25 anak (62,5%) terjadi diare, hampir setengah 15 anak (37,5%) tidak terjadi
diare. Hasil
[5]
Spearman Rankd idapatkanp value 0,000 ? (0,05) sehingga disimpulkan ada
hubungan antara tindakan mencuci tangan dengan kejadian diare pada anak usia 5-6 tahun
studi di TK Ar-Rohmah Desa Kepolorejo Kabupaten Magetan, dengan tingkat hubungan ssedang
karena nilai hubungan 0,564.
Kesimpulan dalam penelitian ada hubungan antara tindakan mencuci tangan dengan kejadian
[5]
diare pada anak usia 5-6 tahun studi di TK Ar-Rohmah Desa Kepolorejo Kabupaten Magetan.
Kata kunci: cuci tangan, diare, anak usia 5-6 tahun