Abstract :
Kehamilan dengan jarak terlalu dekat beresiko mengalami anemia dalam
kehamilan karena cadangan zat besi ibu hamil belum pulih akibatnya terkuras untuk
keperluan janin yang di kandungnya dan kemungkinan terjadi pertumbuhan janin kurang
baik, mengalami persalinan lama, premature atau perdarahan, bayi dengan berat badan
lahir rendah (BBLR) < 2500gram, hal ini karena rahim dan kesehatan ibu belum pulih
dengan baik pasca persalinan sebelumnya. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan
asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. ?L? G3P2A0 32 minggu dengan
kehamilan normal ( jarak kehamilan terlalu dekat < 2 tahun ) di BPM Siti Rofi?atun, Desa
Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang dari Bulan Februari sampai Juni
2017.
Penulisan ini menggunakan metode deskripsi dengan studi kasus dengan cara
observasi, wawancara dan pemeriksaan, studi kasus melihat teori kemudian dibandingkan
dengan kasus yang ada dengan menggunakan pendekatan asuhan kebidanan dan
dokumentasi SOAP
Hasil asuhan kebidanan secara komprehensif Ny ?L? 39 minggu dengan
kehamilan normal ( jarak kehamilan terlalu dekat < 2 tahun ), bersalin normal, kunjungan
nifas normal, ibu merupakan akseptor KB baru suntik 3 bulan
Kesimpulan dari asuhan kebidanan komprehensif dengan jarak kehamilan terlalu
dekat ibu menghadapi persalinan normal, pada nifas tidak a da masalah, bayi sehat tanpa
komplikasi. Diharapkan para bidan BPM dapat menerapkan asuhan kebidanan secara
Continuity Of Care, dengan tepat dalam melakukan pelayanan kebidanan agar dapat
meningkatkan derajat pelayanan kesehatan ibu dan anak serta dapat meningkatkan
pelayanan yang berkualitas bagi kesehatan masyarakat.
Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Komprehensif, Jarak Kehamilan Terlalu Dekat