Abstract :
Pendahuluan Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut usus halus. Sinonim dari demam tifoid dan
[0]
paratifoid adalah tifoid dan paratifoid fever, enteric fever, tifus dan paratifus abdominalis. Salah satu
upaya mengurangi kejadian tifoid yang bias dilakukan adalah dengan meningkatkan upaya pencegahan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku pencegahan keluarga dengan kejadian
[0]
demam tifoid di IRNA RS Wates HusadaBalongpanggang Gresik. Metode Desain penelitian ini adalah
[59]
analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 34 pasien yang dirawat di instalasi
rawatinap RS Wates Husada Balongpanggang Gresik. Dalam pengambilan sampel teknik yang digunakan
adalah teknik total sampling dan untuk pengambilan data menggunakan instrument berupa kuesioner.
Teknik analisa data menggunakan uji Chi Square untuk menganalisa hubungan perilaku pencegahan
[0]
keluarga dengan kejadian demam tifoid menggunakan tingkat signifikan ? = 0,05. Hasil penelitian [0]
menunjukkan 64,7% responden memiliki perilaku pencegahan kurang baik dan terjadi demam tifoid,
sementara 17,6% responden memiliki perilaku pencegahan baik dan tidak terjadi demam tifoid. Uji Chi
Square dari kedua variable didapatkan nilai ? = 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hubungan
[0]
perilaku pencegahan keluarga dengan kejadian demam tifoid di IRNA RS Wates Husada Balongpanggang
Gresik tahun 2018.
Kata kunci : Perilaku, Pencegahan, Demamtifoid