Abstract :
Infeksi kecacingan menjadi salah satu masalah kesehatan dunia, menurut World
Health Organization (WHO) menyatakan bahwa ada lebih dari 1,5 miliar orang
atau 2,4% dari populasi dunia terinfeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah.
Kebiasaan mengkonsumsi sayur mentah tanpa mencucinya dapat meyebabkan
parasit yang menempel pada sayur tersebut masuk kedalam tubuh manusia dan
akan menyebabkan kecacingan. Keberadaan parasit pada sayuran, kemungkinan
terjadi akibat pemakaian pupuk kotoran hewan sebagai media penyubur tanah.
Tujuannya yaitu untuk mengidentifikasi kontaminasi Soil Transmitted Helminths
(STH) pada sayuran selada (Lactuca sativa) dan daun bawang (Allium fistulosum).
Desain dari review ini yaitu penjabaran secara deskriptif/ naratif. Sumber data
yang digunakan yaitu basis data elektronik yang komprehensif pencarian
dilakukan di Science direct, Research gate, dan Google scholar untuk
pengambilan yang relevan artikel yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan
bahasa Inggris. Metode ulasan yang digunakan yaitu pninjauan jurnal sesuai
dengan inklusi yang kemudian didapatkan hasil sebanyak 5 jurnal yang relevan
berdasarkan kritria yang sesuai. Kesimpulannya yaitu infeksi kecacingan masih
sangat banyak terjadi di dunia, salah satunya karena konsumsi sayur mentah yang
terkontaminasi STH oleh manusia. Strategi yang dapat digunakan untuk
mengurangi kontaminasi STH pada sayur yaitu dengan tidak menggunakan pupuk
kotoran hewan sebagai media penyubur tanah dan selain itu dilakukan pencucian
sayuran dengan sempurna sebelum dikonsumsi.