Abstract :
Pendahuluan: Anak usia sekolah sangat mempunyai kerentanan dalam bullying.
Masa itu anak mulai keluar dari lingkungan keluarga dan mulai berinteraksi dengan
lingkungan sosial yaitu teman sebaya. Salah satu faktor yang mempengaruhi bullying
adalah kelompok teman sebaya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran
kelompok teman sebaya dengan perilaku bullying pada anak sekolah dasar
bersumber dari studi empiris dalam lima tahun terakhir. Desain: Literature review.
Sumber data: Pencarian artikel menggunakan database ProQuest, ScienceDirect dan
Google Scholar untuk mengambil artikel yang relevan diterbitkan dalam bahasa
Inggris dan bahasa Indonesia antara Juli 2016 sampai Januari 2020. Metode: Strategi
pencarian artikel menggunakan PICOS framework dengan keyword yang disesuaikan
dengan topik penulisan. Artikel yang dipilih lima tahun terakhir dan berdasarkan
judul yang sesuai, peninjauan abstrak atau teks lengkap sesuai dengan kriteria inklusi
dan ekslusi sebelum di masukkan dan dilakukan review. Hasil: Sebanyak 10 artikel
yang dimasukkan dalam penulisan ini. Semua artikel mengenai kelompok teman
sebaya, menyatakan bahwa teman sebaya yang bersifat negatif akan menyebabkan
perilaku bullying dan dukungan teman sebaya yang rendah dapat menyebabkan
bullying verbal, fisik dan relasional. Kesimpulan: Ada hubungan peran kelompok
teman sebaya dengan perilaku bullying pada anak sekolah dasar. Saran: Anak di
lingkungan sekitar atau bermain harus memilih teman yang baik atau teman yang memberi
dampak positif bagi dirinya.
Kata kunci: kelompok teman sebaya, bullying.