Institusion
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang
Author
Santoso, Achmad Priyas Budi
Subject
RH Health Analyst
Datestamp
2021-01-06 08:19:52
Abstract :
Pendahuluan Demam tifoid merupakan infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini perlu dilakukan pengendalian yaitu dengan cara pemberian antibiotik. Penggunaan antibiotik seringkali menimbulkan masalah resistensi dan efek obat yang tidak dikehendaki. Oleh karena sifat resistensi bakteri terhadap antibiotik ini, maka diperlakukan terapi alami salah satunya yaitu dengan menggunakan madu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas daya hambat madu terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Metode penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan adalah biakan murni bakteri Salmonella typhi. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 25%, 50%, 75% dan 100% serta kontrol positif menggunakan kloramfenikol. Masing-masing perlakuan dilakukan 3 kali pengulangan. Pengujian antibakteri dilakukan dengan difusi cakram. Hasil madu dengan konsentasi 25%, 50%, 75% dan 100% menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan rata-rata zona hambat masing-masing yaitu 5 mm; 6,6 mm; 7,3 mm dan 8,3 mm. Kesimpulan madu mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan potensi lemah pada konsentrasi 25% dan berpotensi sedang pada konsentrasi 50%-100%.