DETAIL DOCUMENT
Prevalensi dan pola infeksi jamur dermatofita pada petani
Total View This Week0
Institusion
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang
Author
Munadhifah, Fajar
Subject
RH Health Analyst 
Datestamp
2021-01-06 08:10:28 
Abstract :
Latar belakang: Dermatofita adalah kelompok jamur berserabut rentan menginfeksi jaringan kaya keratin, yaitu kulit, kuku dan rambut. Berkaitan dengan karakteristik individu dan kondisi lingkungan, aktifitas petani di sawah memungkinkan terjadinya infeksi jamur pada sela jari kaki dan kuku sehingga menyebabkan perubahan warna dan kerapuhan kuku. Tujuan: Penelitian ini untuk menggambarkan risiko infeksi jamur dermatofita pada petani. Desain: Literature review. Sumber data: Pencarian data dilakukan pada Google Scholar (2015-2020), Journal International (2015-2020), Research Gate (2015-2020), dan Science direct (2015-2020) untuk mengambil artikel relevan yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Metode review: Digunakan untuk mencari dan menganalisis jurnal adalah PICOS, dengan menggunakan sumber jurnal nasional dan internasional dari berbagai database dan menentukan kriteria inklusi dan eksklusi. Istilah dan frasa utama terkait dengan ?Jamur kuku petani? DAN ?jamur dermatofita? DAN ?kuku petani? digunakan dalam pencarian subjek dan dipilih 5 jurnal yang akan dilakukan Literature review. Hasil: Literature review bahwa dermatofita paling umum menyebabkan infeksi kuku dan kulit sela jari kaki adalah Trichophyton interdigitale, Trichophyton mentagrophytes, Trichophyton rubrum, ditemukan dermatofita jenis Trichophyton tonsurans yang memerlukan penelitian lebih lanjut dan faktor risiko terjadinya infeksi adalah komunitas, kebersihan pribadi yang buruk, kelembaban, kontak dengan hewan, pekerjaan. Kesimpulan: Petani adalah salah satu pekerjaan yang berisiko terjadinya infeksi dermatofita Kata Kunci : Jamur dermatofita, petani 
Institution Info

STIKES Insan Cendekia Medika Jombang