Abstract :
Pendahuluan: Penderita gangguan jiwa dalam masa rehabilitasi yang dirawat oleh keluarga
sendiri di rumah atau rawat jalan memerlukan dukungan untuk mematuhi program
pengobatan. Salah satu faktor penghambat dalam keberhasilan peningkatan status kesehatan
pasien gangguan jiwa seperti ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi obat. Tujuan: untuk
mengidentifikasi dukungan keluarga, mengidentifikasi kepatuhan minum obat pada orang
dengan gangguan jiwa (ODGJ), mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan
kepatuhan minum obat pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Desain: Literature
review. Sumber data: Pencarian artikel dilakukan pada database, google scholer (20152020),
Scopus
(2015-2020),
Science
Direct
(2015-2020),
dan
untuk
mengambil
artikel
yang
sesuai
dan relevan dengan topik penulisan yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan
bahasa Inggris antara 2015 sampai 2020. Metode: Strategi pencarian artikel menggunakan
PICOS framework dengan keyword yang disesuaikan dengan topik terkait gangguan jiwa,
dukungan keluarga kepatuhan minum obat. Artikel dipilih berdasarkan judul, peninjauan
pada abstrak atau teks lengkap pada penelitian sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi
sebelum dimasukkan pada ulasan dan dilakukan review. Hasil: Sebanyak 10 artikel terpilih
yang digunakan dalam penulisan ini. Lima artikel yang membahas mengenai dukugan
keluarga menyatakan bahwa kepercayaan berpengaruh besar terhadap kepatuhan minum obat
pasien gangguan jiwa. Lima artikel lainnya membahas mengenai gangguan jiwa,
menyatakan bahwa Gangguan mental mengacu pada konstelasi gejala sindrom yang
memengaruhi suasana hati, pikiran, dan / atau perilaku. Kesimpulan: ada hubungan
dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada orang dengan gangguan jiwa
(ODGJ) Saran: Dapat memberikan informasi dan intervensi keperawatan secara mandiri
pentingnya kepatuhan minum obat pasien dengan gangguan jiwa.
Kata kunci : Dukungan keluarga, Kepatuhan minum obat, Gangguan jiwa