Abstract :
Pendahuluan Masalah utama pada penyakit DM Tipe II yaitu kurangnya respon
pada insulin (kekuatan insulin) sehingga glukosa yang ada di dalam darah tidak
bisa masuk ke dalam sel, permeabilitas pada membran pada glukosa meningkat
saat otot berkontraksi sebab kontraksi pada otot mempunyai sifat seperti insulin.
Untuk mengidentifikasi efektivitas air seduhan dari biji buah alpukat terhadap
penurunan kadar glukosa dalam darah berdasarkan studi empiris atau literature
review yang diterbitkan lima tahun terakhir. Desain Literatur review. Sumber
data : dari pencarian artikel dilakukan pada database ProQuest (2015-2020),
Science Direct (2015-2020), Web of Science (2015-2020), PubMed (2015-2020),
dan Google Scholar (2015-2020) untuk mengambil artikel yang relevan dengan
kesesuaian topic penuisan yang akan diterbitkan dalam bahasa inggris dan bahasa
Indonesia. Metode Tinjauan : terdapat suatu istilah dan pengungkapan kunci
terkait dengan adanya pemberian air seduhan biji alpukat terhadap penurunan
kadar gula darah. Abstrak atau teks lengkap dari penelitian ditinjau sebelum
memasukkan dalam peninjauan sesuai dengan kriteria inklusi dan penilaian
kualitas dengan menggunakan pedoman strobe.Hasil: Sebanyak 10 artikel yang
terpilih digunakan dalam penulisan literatur. Bahwa konsumsi air seduhan biji
alpukat dapat menurunkan kadar glukosa rata-rata sebesar 4,7%. Sehingga
perubahan glukosa darah lebih besar setelah mengkonsumsi air seduhan biji
alpukat.Kesimpulan: Dari penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa adanya
pengaruh pemberian air seduhan biji alpukat terhadap penurunan kadar glukosa
darah.Saran : Agar untuk menambah informasi dan mengetahui tentang
mengkonsumsi air biji alpukat untuk menurunkan kadar glukosa darah.
Kata Kunci: Biji Alpukat, Kadar Glukosa Darah, Diabetes Melitus