Abstract :
Cerebral vaskuler accident (CVA) atau stroke yang dapat timbul secara mendadak atau secara cepat dengan gejala atau tanda yang sesuai denagn daerah yang terganggu. Persoalan pokok pada CVA merupakan gangguan peredaran darah pada region otak tertentu. Setiap kondisi yang menyebabkan perubahan perfusi darah pada otak akan menyebabkan keadaan hipoksia.
Tujuan dari asuhan keperawatan ini adalah Memberikan Asuhan Keperawatan pada klien dengan CVA di Ruang Flamboyan RSUD Jombang.
Metode yang digunakan dalam melakukan Asuhan Keperawatan pada klien dengan CVA adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi kepustakaan.
Hasil Asuhan Keperawatan pada klien dengan CVA dalam pengkajian data dasar ditemukan data subyektif dan data obyektif yang menunjukkan Tn. ?E? anggota badan sebelah kiri tidak bisa digerakkan, bicara pelo. Rencana asuhan sesuai dengan yang diimplementasikan dalam asuhan Keperawatan ini. Evaluasi akhir berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Pada penatalaksanaan asuhan Keperawatan ini, terdapat beberapa kesenjangan dengan teori yang ada, namun kesenjangan ini tidak menimbulkan masalah pada klien.
Kesimpulan dari Asuhan Keperawatan pada klien dengan CVA yaitu Hasil pengkajian pasien mengatakan nyeri kepala bagian tengkuk sebelah kanan, diagnosa keperawatan ketidakefektifan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan gangguan sirkulasi darah ke otak. Rencana asuhan diagnosa keperawatan ketidakefektifan perfusi jaringan serebral monitor ukuran dan bentuk pupil, monitor tingkat kesadaran, monitor kekuatan tonus otot, monitor nyeri kepala, monitor tanda-tanda vital tiap 4 jam, kolaborasi tim medis dalam pemberian terapi dan meninggikan kepala 15 derajat. Implementasi pada pasien stroke infrak disesuaikan dengan perencanan yang di tulis dan kondisi pasien di lapangan, Evaluasi nyeri kepala berkurang, mengalami penurunan skala 3 (0-10), durasinya berkurang, nyerinya kurang lebih 10 menit, tekanan darah 140/80 mmHg, suhu 36,1 0C, nadi 80 x/menit, respirasi 20 x/menit.
Kata kunci: Asuhan keperawatan, ketidakefektifan perfusi jaringan serebral, CVA