Abstract :
Boraks merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan di dalam makanan,
tetapi boraks masih banyak ditemukan pada makanan misalnya kerupuk puli. Hasil studi
pendahuluan uji boraks di wilayah kota Jombang dari 5 sampel kerupuk puli yang diperiksa,
diperoleh 3 sampel kerupuk puli positif boraks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi boraks pada kerupuk puli di pasar Ploso Jombang. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 7 pedagang kerupuk puli di pasar Ploso
Jombang dengan jumlah sampel 12. Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling
dan variabelnya adalah Identifikasi boraks pada kerupuk puli. Pengumpulan data dilakukan dengan
uji kuantitatif menggunakan metode spektrofotometri. Sedangkan pengolahan data memakai
tahapan editing, coding dan tabulating. Berdasarkan hasil penelitian identifikasi boraks di wilayah
kota Jombang bahwa 7 sampel kerupuk puli yang di jual di Pasar Ploso Jombang yaitu 4 sampel
kerupuk puli tidak memenuhi standar permenkes dan 3 sampel kerupuk puli memnuhi standar
Permenkes RI No.722/Menkes/Per/IX/88. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa
sebagian besar sampel kerupuk puli yang diteliti melebihi batas maksimum kadar boraks menurut
Permenkes RI No.722/Menkes/Per/IX/88. Disarankan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati
pada saat membeli kerupuk puli dan untuk dinas terkait agar lebih meningkatkan sosialisasi tentang
penggunaan boraks.
Kata kunci : Uji Kantitatif, Boraks, Kerupuk Puli