Abstract :
Pekerja SPBU memiliki resiko tinggi terpapar oleh karbon monoksida (CO) setiap harinya karena
mereka bekerja ditempat yang berhubungan dengan kendaraan bermotor. Karbon monoksida (CO)
merupakan gas beracun yang menyebabkan penurunan kemampuan butir darah merah mengangkut
oksigen karbon monoksida (CO) akan berikatan dengan hemoglobin mengakibatkan penurunan
kadar hemoglobin (anemia). Di Indonesia kurang lebih 70% pencemaran udara disebabkan oleh
kendaraan bermotor. Prevalensi anemia di Jombang pada tahun 2014 yaitu 1952 orang. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin darah pada pekerja SPBU Kota Jombang.
Desain penelitian ini adalah Deskriptif. Pada penelitian ini populasinya adalah pekerja SPBU Kota
Jombang yang berjumlah 96 orang dan jumlah sampel adalah 22 responden, dengan teknik
sampling Random Sampling. Variabel penelitian ini adalah kadar hemoglobin pada pekerja SPBU
dan Instrument dalam penelitian ini adalah Nesco Multi Check. Setelah data terkumpul selanjutnya
dilakukan pengolahan data yaitu editing, coding, dan tabulating.
Hasil penelitian ini yaitu kadar hemoglobin pada pekerja SPBU Kota Jombangadalah 22 responden
diperoleh sebagian besar memiliki kadar hemoglobin abnormal (sebanyak 20 orang (54,5%) dan
hampir setengahnya memiliki kadar hemoglobin normal sebanyak 10 orang (45,5%).
Penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar hemoglobin pada pekerja SPBU Kota Jombang sebagian
besar adalah abnormal. Diharapkan kepala SPBU Kota Jombang menyediakan konsumsi susu atau
telur bagi operator SPBU yang bekerja shif pagi dan menggunakan APD saat bekerja agar kadar
hemoglobin tetap normal.
Kata kunci : Kadar Hemoglobin, Pekerja SPBU Kota Jombang