Abstract :
Obesitas merupakan suatu keadaan dengan akumulasi lemak yang tidak normal atau berlebihan di
jaringan adiposa sehingga dapat mengganggu kesehatan. Penimbunan lemak pada jaringan adiposa
visceral dalam jangka panjang menyebabkn ketidakmampuan sel lemak untuk menyimpan
trigliserida secara adekuat. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di dusun Rejoso
diperoleh data adanya peningkatan kadar trigliserida pada obesitas tipe 1 sebanyak 66,6%. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kadar trigliserida yang mengalami obesitas tipe 1.
Metode penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat
yang mengalami obesitas tipe 1 di dusun Rejoso desa Rejosopinggir Tembelang Jombang. Sampel
penelitian ini adalah masyarakat yang mengalami obesitas tipe 1 di dusun Rejoso desa
Rejosopinggir Tembelang Jombang sebanyak 17 responden. Tehnik sampling yang digunakan
adalah Purposive sampling dan variabelnya adalah kadar trigliserida pada obesitas tipe 1.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengolahan data menggunakan editing, coding,
tabulating.
Hasil penelitian menunjukkan dari 17 responden didapatkan 10 responden (58,9%) mengalami
penigkatan kadar trigliserida dan 7 responden (41,1%) kadar trigliseridanya normal.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah didapatkan 58,9% penderita obesitas tipe 1 yang
mengalami peningkatan kadar trigliserida. Oleh karena itu, perlu menjaga pola makan yang tinggi
karbohidrat dan menurunkan berat badan untuk memperkecil resiko terjadinya hipertrigliseridemia.
Kata kunci: Kadar Trigliserida, Obesitas Tipe 1 .