Abstract :
Timbal salah satu cemaran polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia, faktor yang menyebabkan
tingginya kontaminasi timbal di lingkungan adalah pemakaian bensin bertimbal yang masih tinggi di Indonesia
sebagai bahan bakar kendaraan. Timbal masuk dalam tubuh melalui konsumsi makanan, udara, air serta debu
yang tercemar timbal. Makanan yang dapat terkontaminasi oleh timbal hasil pembakaran bensin biasanya
makanan yang dijual di tepi jalan salah satunya jajanan gorengan yang diperdagangkan di jalan ramai dan
biasanya tidak ditempatkan dalam wadah tertutup sehingga debu, asap kendaraan dan kotoran menempel dalam
makanan berminyak dan masuk ke dalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Timbal
pada jajanan gorenan yang dijual di tepi jalan Ponpes Tebuireng, Cukir, diwek, Jombang. Desain penelitian yang
digunakan adalah Deskriptif. Populasi yang diambil seluruh jajanan gorengan dari pedagang berbeda. Sampel
yang diambil 10 sampel jajanan Gorengan yang dijajakan di jalan PonPes Tebuireng, Jombang. Pengambilan
sampel dilakukan secara langsung sampel jajanan gorengan dengan teknik Total Sampling. Pengolahan data pada
penelitian ini editing, coding, Tabulating dan persentase. Variabel dalam penelitian ini adalah kadar Timbal (Pb).
Kandunangan timbal pada sampel akan di analisa menggunakan Spektrofometer Serapan Atom. Hasil penelitian
menunjukkan dari 10 sampel jajanan gorengan 6 sampel masih memenuhi standar yang ditentukan oleh BPOM
yaitu (60 %) sampel gorengan dan 4 sampel melebihi batas maksimum yang ditentukan oleh BPOM yaitu (40 %)
sampel gorengan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa hampir setengah dari sampel mengandung kadar
timbal yang melebihi batas maksimum BPOM.
Kata Kunci : Timbal, Jajanan Gorengan