Abstract :
Merokok berdampak buruk terhadap penurunan kadar kolesterol baik HDL (High Density Lipoprotein) darah
yang beresiko berbahaya terhadap pembuluh darah yang dapat menimbulkan penyumbatan pembuluh darah
sehingga menimbulkan penyakit salah satunya adalah penyakit jantung koroner yang kini masih menempati
peringkat tertinggi sebagai penyebab kematian. Rokok memiliki kandungan zat kimia berbahaya yang salah
satunya adalah zat nikotin yang dapat menyebabkan peningkatan kolesterol jahat LDL (Low Density
Lipoprotein) darah dan dapat menyebabkan penurunan kadar kolesterol HDL (High Density Lipoprotein)
darah yang disebut lemak baik karena mempunyai fungsi untuk mengangkut dan membersihkan lemak jahat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar kolesterol HDL pada perokok. Penelitian ini bersifat
deskriptif kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah 17 perokok laki-laki di Dusun Candimulyo Desa
Candimulyo, Jombang yang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan 2 cara
yaitu pemeriksaan kadar kolesterol HDL di laboratorium dan menggunakan kuesioner. Variabel dalam
penelitian kali ini adalah kadar kolesterol HDL. Pengolahan data melalui tahapan editing, coding, tabulating
dan disajikan dalam bentuk tabel kemudian dianalisa data. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa dari 17 responden hampir setengah responden memiliki kadar kolesterol HDL normal dengan jumlah
7 responden (41,2%) sedangkan sebagian besar responden memiliki kadar kolesterol HDL abnormal
(dibawah normal) dengan jumlah 10 responden (58,8%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hampir
sebagian besar perokok laki-laki di Dusun Candimulyo Desa Candimulyo Kabupaten Jombang memiliki
kadar kolesterol HDL abnormal (dibawah normal). Diharapkan kepada para perokok untuk tidak merokok
dan rutin mengontrol kadar kolesterol HDL untuk menghindari terjadinya penyakit jantung koroner.
Kata kunci: kadar kolesterol HDL, perokok laki-laki.