Abstract :
Air merupakan masalah utama dalam hal penyediaan air bersih di kota maupun di desa. Kesadahan
merupakan parameter kimiawi yang apabila melebihi standar kualitas dapat menyebabkan timbulnya endapan
berwarna putih ataupun kerak. Sebagian besar masyarakat Desa Plabuhan Kecamatan Plandaan Kabupaten
Jombang menggunakan air sumur gali untuk mandi, memasak, minum, mencuci dan keperluan rumah tangga
lainnya. Air tersebut jika digunakan untuk memasak akan timbul kerak atau endapan putih di peralatan
memasak, menyebabkan sabun kurang membusa pada saat mencuci. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui kadar kesadahan air sumur gali di Desa Plabuhan Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang.
Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasi air sumur gali sebanyak 118 dengan
sampel sebanyak 35 yang diambil secara simple random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah
titrasi. Pengolahan data menggunakan editing, coding, tabulating dan analisa data menggunakan persentase.
Berdasarkan hasil analisa kesadahan air sumur gali di Desa Plabuhan Kecamatan Plandaan Kabupaten
Jombang, sebanyak 13 sampel (37%) memenuhi standart dan 22 sampel (63%) tidak memenuhi standart
Permenkes No.492/Menkes/SK/IV Tahun 2010 dengan rata-rata kadar kesadahan air sebesar 552,46 mg/l.
Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar air sumur gali di Desa Plabuhan Kecamatan
Plandaan Kabupaten Jombang tersebut tidak memenuhi standart menurut Permenkes No. 492/Menkes/SK/IV
Tahun 2010 tentang kualitas air bersih.
Kata Kunci : Kesadahan Air, Sumur gali