Abstract :
Diabetes Melitus
(DM
) khususnya DM tipe 2 adalah suatu penyakit heterogen yang didefinisikan berdasarkan adanya
hiperglikemia. Kabupaten Jombang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang penyakit Diabetes Melitusnya
masuk dalam daftar 15 besar penyakit dengan jumlah kasus terbanyak serta mengalami peningkatan jumlah kasusnya.
Kadar gula darah tinggi berpengaruh buruk pada ginjal. Kreatinin darah meningkat apabila fungsi ginjal terganggu.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan kadar glukosa darah dengan kadar kreatinin pada
penderita diabetes mellitus tipe 2.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian Analitik korelasi. Populasi adalah seluruh anggota Paguyuban Sehat Kencing
Manis di Puskesmas Idaman Mojoagung, Jombang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik total sampling
berjumlah 35 responden yang menderita Diabetes Mellitus Tipe 2 lebih dari 5 tahun. Variabel independen yaitu kadar
glukosa darah dan variabel dependen yaitu kadar kreatinin. Pengumpulan data dilakukan dengan 2 cara yaitu
pemeriksaan serum di laboratorium menggunakan fotometer dan menggunakan kuesioner. Kemudian data diolah
melalui tahapan editing, coding, tabulating dan disajikan dalam bentuk tabel kemudian dianalisa uji statistik ChiSquare.
Hasil
penelitian
sebagian
besar
responden
memiliki
kadar
glukosa
darah
normal
yaitu
sejumlah
19
responden
(54,2%
)
dan hampir seluruh responden memiliki kadar kreatinin normal yaitu sejumlah 27 responden
(77,1%
). Dengan
menggunakan uji Chi-Squere dengan
(?
) 0,05 didapatkan nilai signifikansi p=0,020, maka p
(0,05
)artinya H1 diterima
H0 ditolak.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara kadar glukosa darah dengan kadar kreatinin pada penderita
diabetes mellitus tipe 2 di Paguyuban Sehat Kencing Manis Puskesmas Idaman Mojoagung Jombang.
Kata kunci: kadar glukosa darah, kadar kreatinin, diabetes mellitus tipe 2