Abstract :
Uji bakteriologis adalah cara yang dilakukan untuk menentukan jumlah dan adanya bakteri yang terdapat pada
bahan pemeriksaan. Waterborne disease merupakan penyakit yang disebabkan oleh pencemaran air. Salah
satunya adalah minuman tebu yang mudah terkontaminasi oleh mikroorganisme.Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui seberapa jauh minuman tebu tersebut layak dan aman dikonsumsi serta adanya bakteri
patogen dan jumlah bakteri E. coli yang terkandung.
Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang tebu di
Pasar Burneh Kabupaten Bangkalan-Madura yaitu sebanyak 10 penjual. Pengambilan sampel dilakukan secara
keseluruhan yaitu Total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan lembar observasi.
Variabelnya adalah uji bakteriologi pada minuman tebu. Menggunakan uji MPN (Most Probable Number)
hitung jumlah kuman berdasarkan tabung yang positif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh minuman tebu tidak memenuhi syarat untuk dikonsumsi. 100%
terdapat bakteri E. coli, 50% bakteri Salmonella sp, 60% bakteri Shigella sp. Kesimpulan penelitian ini adalah
minuman tebu yang di jual di Pasar Burneh Kabupaten Bangkalan tidak layak untuk dikonsumsi dan terdapat
bakteri patogen. Diharapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan dapat memberikan penyuluhan kepada
masyarakat khususnya pada pedagang makanan dan minuman di Pasar Burneh Kabupaten Bangkalan-Madura
tentang bahaya mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh mikroorganisme dan
pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat penjualan serta alat dan bahan yang digunakan.
Kata kunci : Bakteriologi, Minuman Tebu