Abstract :
Integritas merupakan keadaan individu yang telah berhasil menyesuaikan diri dengan
keberhasilan dan kegagalan dalam hidup,sehingga individu merasa bahwa kehidupannya
memiliki makna. Berdasarkan penelitian awal di Desa Kedung rejo bahwa lansia sering
mengeluh kesepian, tidak ada yang diajak bicara, anggota keluarganya sibuk bekerja di siang
hari dan tidak mempunyai waktu untuk bercengkerama dengan para lansia. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perkembangan integritas diri
lansia usia 60 - 65 tahun di Desa Kedung Rejo Kec. Modo Kab. Lamongan. Jenis penelitian
adalah analitik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh lansia usia 60 ? 65 tahun di
Desa Kedung Rejo Kec. Modo Kab. Lamongan berjumlah 42 orang, sampel 38 orang dengan
teknik simple random sampling. Variabel independen dukungan keluarga pada lansia, variabel
dependen integritas diri pada lansia, pengumpulan data menggunakan kuesioner , pengelolahan
data editing,cading,tabulating. Analisa data menggunakan uji sprearman rank. Hasil penelitian
menunjukan bahwa lansia mendapatkan dukungan keluarga baik 30 responden (71,4 % ), cukup
5 responden (11,10 %), kurang 7 responden (16,7%). Integritas diri lansia baik 32 responden
(76,2%), cukup 6 responden (14,3%), kurang 4 responden (9,5%). Hasil uji spearman
didapatkan nilai p value= 0,000 yang artinya H1diterima ada Hubungan antara dukungan
keluarga dan integritas diri lansia di Desa Kedung Rejo Kec Modo Kab Lamongan Tahun 2016.
Ada hubungan dukungan keluarga dengan integritas diri lansia usi 60 ? 65 tahun. Diharapkan
perawat bisa memberikan penyuluhan kepada keluarga lansia agar memberikan dukungan baik
berupa dukungan emosi, instrumen, informasi, dan penghargaan sehingga integritas lansia dapat
terwujud dengan baik.
Kata Kunci: dukungan keluarga, integritas diri, lansia