DETAIL DOCUMENT
Penentuan Kadar Sakarin Pada Minuman Teh Kemasan (Studi Swalayan Di Kota Jombang)
Total View This Week0
Institusion
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang
Author
Destyawati, Alivia
Subject
RH Health Analyst 
Datestamp
2021-03-24 03:48:29 
Abstract :
Pemanis sakarin merupakan senyawa kimia yang sering ditambahkan untuk keperluan produk olahan pangan, minuman dan makanan kesehatan, industri yang berfungsi untuk meningkatkan cita rasa dan aroma, mengembangkan jenis minuman dengan jumlah kalori terkontrol dan sebagai bahan substitusi pemanis utama. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui kadar sakarin pada minuman teh kemasan yang banyak dijual di swalayan di Kota Jombang. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah 15 sampel merk minuman teh kemasan yang di jual di 8 swalayan di Kota Jombang. Sampel ini diambil menggunakan total sampling. Pengumpulan data dari uji kuantitatif menggunakan metode titrasi asam basa dengan penambahan HCl yang kemudian di ekstraksi dengan Ether dengan penambahan indikator BTB dan Larutan NaOH sebagai larutan standart.Pengolahan data yaitu dengan melakukan coding dan tabulating. Berdasarkan hasilpenelitian yang dilakukan, didapatkan 8 sampel (53%) dengan kadar 474,854 mg/L, 422,092 mg/L, 386,918 mg/L, 351,744 mg/L, 386,918 mg/L, 334,156 mg/L, 369,331 mg/L dan 439,68 mg/L tidak memenuhi syarat Permenkes dan 7 sampel (43%) dengan kadar 75,872 mg/L, 298,9824 mg/L, 263,808 mg/L, 123,1104 mg/L, 140,6976 mg/L, 246,2208 mg/L dan 193,4592 mg/L memenuhi syarat Permenkes. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa sebagian besar minuman teh kemasan tersebut mengandung pemanis sakarin dengan kadar yang lebih tinggi dari 300 mg/L sehingga tidak memenuhi syarat Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 208/Menkes/Per/IV/1985. Kata Kunci: pemanis sakarin, minuman teh kemasan, pemeriksaan 
Institution Info

STIKES Insan Cendekia Medika Jombang