Abstract :
Nitrit merupakan senyawa nitrogen yang berfungsi sebagai bahan pengawet yang bertujuan agar bahan
pangan yang dihasilkan memiliki umur simpan lebih lama serta berfungsi untuk memperlambat kerusakan.
Permasalahan dari penelitian ini adalah penggunaan pengawet nitrit yang berlebihan dalam pengolahan
daging (sosis). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar nitrit dalam sosis di wilayah kota
Jombang.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 7 merk sosis terdiri
dari 4 sampel sosis bermerk dan 3 sampel sosis tidak bermerk. Sampling menggunakan total sampling dan
variabelnya adalah kadar nitrit pada sosis. Pengumpulan data diperoleh dari pemeriksaan kadar nitrit dalam
sosis dengan analisis metode Spektrofotometer UV-Vis kemudian disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.
Pengolahan data menggunakan coding dan tabulating.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa 7 sampel sosis yang dijual di Swalayan Kota Jombang yaitu 3 sampel
sosis tidak bermerk memiliki kadar nitrit yang tidak memenuhi standar permenkes yaitu lebih dari 125 mg/kg
dan 4 sampel sosis bermerk memiliki kadar nitrit yang memenuhi standar Permenkes RI No.
1168/Men/Per/1999.
Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan hampir setengahnya sampel sosis yang di lakukan pemeriksaan
melebihi batas maksimum kadar nitrit menurut Permenkes RI No. 1168/Men/Per/1999.
Kata kunci : Nitrit, Sosis, Swalayan Jombang