Abstract :
Jamu merupakan obat tradisional yang sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat, baik tingkat
pedesaan maupun perkotaan. Penggunaan bahan tambahan pangan dalam apapun, baik makanan
atau minuman perlu diawasi bersama. Komposisi jamu yang beredar disinyalir mengandung zat
tambahan gula sebagai pemanis, Tujuan penelitian mengetahui kandungan zat pemanis siklamat
pada minuman tradisional Jamu yang dijual di Dusun Candimulyo - Jombang. Desain penelitian ini
adalah deskriptif, populasi jamu yang dijual di Dusun Candimulyo - Jombang yang berjumlah 5
sampel dari masing-masing jenis jamu dengan tehnik Total Sampling. Variabel penelitian zat
pemanis siklamat pada minuman tradisional jamu. Pengolahan dan analisa data menggunakan
Editing, Coding, Scoring, Tabulating dan Uji kualitatif dan kuantitatif kadar Siklamat pada
minuman tradisional jamu yang dijual di Dsn.Candimulyo Jombang. Hasil uji kualitatif diketahui
bahwa ketiga jenis jamu semuanya mengandung siklamat yaitu jamu beras kencur, kunir asam dan
sinom masing-masing yang positif (berwarna putih) ada 3 sampel (60%) dan yang negatif (tidak
berwarna) untuk jamu beras kencur, kunir asam dan sinom sebanyak 2 sampel (40%). Hasil uji
kuantitatif diketahui bahwa ketiga jenis jamu semuanya mengandung siklamat yaitu jamu beras
kencur, kunir asam dan sinom masing-masing yang memenuhi syarat (3 g/l) ada 4 sampel (80%)
dan tidak memenuhi syarat (> 3 g/l) sebanyak 1 sampel (20%). Kesimpulan dari hasil penelitian
bahwa sebagian besar penjual jamu menggunakan siklamat pada setiap jenis jamu dengan
kandungan yang masih dalam kategori memenuhi syarat.
Kata Kunci: zat pemanis siklamat, minuman tradisional jamu