Abstract :
Anak autis diartikan suatu paham yang hanya tertarik pada dunianya sendiri. Keterlambatan
yang di alami anak autis adalah keterlambatan pada perkembangan motorik halus. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi dalam teknik kolase terhadap
perkembangan motorik pada anak autis di sekolah luar biasa seribu warna autis kepanjen
jombang. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan analitik kuantitatif dengan menggunkan
metode one groub pre test ? post test design. Metode pengambilan sampel adalah total sampling,
jumlah sampling pada penelitian ini adalah 14 anak. Instrument penelitian ini menggunakan
check list dengan pengolahan data menggunakan Editing, Tabulating, Coding, Skoring dan
menggunakan Uji Paired Samples T test. Berdasarkan hasil dari penelitian, didapat sebelum
terapi okupasi dalam kolase kemampuan motorik halus anakbaik sebanyak 6 anak 42.9%, cukup
2 anak 14.2%, dan kurang 42.9 anak.kemudian setelah diberikan terapi kemampuan motorik
halus anak meningka tmenjadi yang baik sebanyak 13 anak 92.9% kemudian cukup 1 anak 7.1%
.dari Uji T test didapatkan hasil nilai p-value = 0.000 (p<0.05). maka Ho ditolakdan H1 diterima.
Kesimpilan dari penelitian ini adalah ada pengaruh antar \a terapi okupasi dalam teknik kolase
terhadap perkembangan motorik halus anak autis.
Kata kunci : Autis, motorik halus, terapi okupasi, teknik kolase