Abstract :
Indonesia menduduki peringkat ke-5 sebagai konsumen rokok terbesar. Merokok berdampak
buruk pada fungsi kardiovaskuler karena hiperlipidemia yang salah satunya kadar trigliserida
darah naik diatas normal yang disebabkan oleh nikotin dalam asap rokok. Peran trigliserida
adalah dalam transpor dan penyimpanan lipid serta pada terjadinya berbagai penyakit seperti
kardiovaskuler, obesitas, diabetes, dan hiperlipoproteinemia. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui gambaran hasil trigliserida darah pada remaja perokok dan bukan
perokok.Penelitian ini menggunakan desain diskriptif observasional dengan populasi adalah
remaja perokok dan bukan perokok di Dusun Candi RW 003/RT 004 desa Candimulyo
Kabupaten Jombang yang diambil darahnya. Teknik sampling yang dipakai adalah total
sampling. Alat ukur darah yang diukur dengan fotometer metode GPO-enzimatik. Analisa data
menggunakan Editing, Tabulating, yang kemudian dinyatakan dengan kriteria atau skor.Pada
penelitian ini diperoleh subjek penelitian sebanyak 23 remaja yang terdiri dari 14 remaja
perokok dan 9 remaja bukan perokok. Hasil uji pada kelompok remaja perokok 50% responden
memiliki kadar trigliserida darah normal dan pada kelompok remaja bukan perokok 100%
responden memiliki kadar trigliserida normal.Disimpulkan bahwa kadar trigliserida darah
pada remaja perokok sebagian besar normal dan kadar trigliserida darah pada remaja bukan
perokok seluruhnya normal.
Kata kunci: merokok, aterosklerosis, trigliserida darah.