Abstract :
Angka kematian ibu berkaitan erat dengan tingginya kasus kehamilan resiko tinggi. Salah satu
faktor yang beresiko tinggi adalah kehamilan dengan riwayat sectio caesarea. Salah satu cara
persalinan yang dilakukan pada ibu hamil dengan resiko tinggi adalah dengan sectio caesarea.
Namun, persalinan dengan sectio caesarea berisiko kematian 25 kali lebih besar dan berisiko
infeksi 80 kali lebih tinggi dibandingkan persalinan pervagianam
Tujuan pengambilan kasus ini untuk melakukan asuhan kebidanan secara berkesinambungan
pada Ny.?N? agar tidak terjadi komplikasi dari kehamilan sampai KB. Dengan melakukan
antisipasi deteksi dini dan penatalaksanaan yang tepat, pengawasan kehamilan yang teratur dan
kolaborasi dengan dr.SpOG.
Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan cara
observasi, wawancara dan pemeriksaan. Studi kasus melihat teori dan dibandingkan dengan kasus
yang ada dengan menggunakan pendekatan asuhan kebidanan Hellen Varney. Studi kasus
dilakukan pada Ny.?N? di BPM Eni S Amd,Keb Sumobito ? Jombang.
Asuhan yang diberikan mulai tanggal 14 April 2015 sampai 8 Juli 2015 telah diketahui hasil
observasi yang menunjukkan tidak ada masalah semenjak dilakukan asuhan kebidanan pada
Ny.?N?. Tanggal 23 Mei 2015 Ny.?D? melahirkan anak keduanya di RSB PKU Muhammadiyah
Mojoagung - Jombang dengan BB 3700 gram, PB 51 cm dan berjenis kelamin laki-laki.
Kunjungan nifas Ny.?N? dan kunjungan neonatus BY Ny.?N? berjalan normal. Pada tanggal 1
Juli Ny.?N? menggunakan KB suntik 3 bulan.
Asuhan kebidanan secara komprehensif yang meliputi kehamilan, persalinan, nifas, BBL, dan
KB yaitu para bidan di Puskesmas dan di Desa dapat menerapkan asuhan kebidanan secara
continuity of care dengan tepat dalam melakukan pelayanan kebidanan agardapat meningkatkan
derajat pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Komprehensif, Riwayat sectio caesarea